Sabtu, 18 Juli 2020 dilaksanakan SKEMA (Studi Keagamaan Mahasiswa) melalui google meet. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan ketaatan mahasiswa. Narasumber kegiatan ini adalah Akhmad Saberin, S. Si selaku kepala sekolah SMP IT ANIC. Bertemakan “Istiqomah beribadah di tengah pandemi”. Kegiatan ini berlangsung khusyuk dan lancar.
Kegiatan diawali dengan pembukaan lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan & laporan dari ketua pelaksana. Selanjutnya adalah kegiatan inti lalu doa lalu terakhir penutup. Selama kegiatan alhamdulilah jaringan saya lancar, tidak seperti biasanya. Kegiatan ini mengajarkan cara berbuat amal selama pandemi. Ustad juga meminta kami untuk belajar terbiasa dengan adanya pandemi. Pandemi ini dirasa sebagai pemicu perubahan agar manusia mau berkembang. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan yang kini dilaksanakan melalui daring. Ceramah dari ustad Saberin kurang lebih sama seperti ustad-ustad lain yang menganjurkan beribadah dengan menawarkan surga dan menggertak masuk neraka.
Seperti kejadian diminggu sebelumnya, panitia bertanya kepada peserta namun tidak meminta para peserta untuk menyalakan mikrofon. Jika panitia menginginkan komunikasi dua arah maka hal ini harus diperhatikan. Padahal sesuai peraturan yang dibuat oleh panitia itu sendiri pada pdf yang dibagikan kepada peserta dengan judul TATA TERTIB LKMM-TD FT ULM SECARA DARING 2020 No.6 yang berbunyi “ Peserta LKMM-TD FT ULM daring wajib mengikuti instruksi panitia terkait aktivasi mode audio dan video pada aplikasi Google Meet selama kegiatan daring berlangsung. Tidak diperkenankan menyalakan mic selama keberlangsungan acara kecuali diperbolehkan oleh panitia”. Hal ini sangat disayangkan sekali karena selain terjadinya miskomunikasi, hal ini juga menjadi bukti bahwa ternyata blog ini jarang dicek. Jika blog yang peserta buat memang dicek, maka ada baiknya hal ini dibenahi karena komunikasi dua arah seperti ini terasa segar dan menyenangkan.
Sepanjang rangkaian kegiatan LKMM kami diminta bertanya, padahal pertanyaan-pertanyaan ini tidak pernah dijawab. Saya heran mengenai fungsi permintaan bertanya ini untuk apa. Saya mengkritisi setiap materi yang disampaikan oleh narasumber namun tidak terpuaskan. Justru pikiran saya dipenuhi rasa penasaran akibat pertanyaan-pertanyaan. Materi yang disampaikan pun biasanya umum dan cakupannya luas atau sesuatu yang saya sudah tahu.